Pages

9 Apr 2014

sahabat! (part 2: the opinions)

"sahabat itu manis dikala menjalani kehidupan bersama. Saling mengetahui kejelekan dan kebaikan masing-masing, canda maksimal tanpa ada yg terluka. dan satu lagi, we can tell everythings with no worry to them." -Rizka Amalia (Kudus)- I call her 'kathok bolong'
"sahabat adalah tempat meluapkan keluh kesah alias tempat sampah :D" -Tsamrotun Na'imah (Kudus)- I call her 'Tengtop'
"sahabat itu bukan ia yg selalu berada di samping kita, tapi ia yg senantiasa mengingat kita." -Fatkhiyyaturrohmah (Kudus)- I call her 'barbarong' 
"sahabat itu orang yang ga pernah nge-judge kita apapun. Orang yang ngedampingi kita dari bawah sampe atas." -Nabila Annida (Temanggung)- I call her 'Bela'
"sahabat adalah orang yg selalu bisa mendengarkan. tidak dinilai dari seberapa intens pertemuan mereka, tp dinilai dari intensitas keberadaan mereka disisi yg lain, dari hati ke hati seperti support, dsb." -Dwi Asri Mukaromah (Temanggung)- I call her 'mba du'
"sahabat itu adalah seseorang yg ada di kala kita senang dan susah. saat semua orang meninggalkan kita, sahabat lah yg selalu ada bersama kita. mengerti kita dan mau memberi nasehat apapun yg terbaik buat kita." -Nailal Muna (Jepara)- I call her 'mumun'
"sahabat adalah orang yg mengerti apa yg kita mau tanpa kita berucap, tetap ada saat kita butuh, tetap ada di samping kita walau kita marah." -Layyinatus Shoffa (Demak)- I call her 'layyina'
"sahabat adalah dia yg selalu ada, selalu mencoba mengerti memahami bagaimana pun keadaan kita. orang yg walau jauh dia masih inget kita, masih perhatian. kalo dekat dia menjadi penyemangat ketika mulai down, penguat ketika lemah. sahabat bukan untuk dituntut selalu ada, tp harus saling mengerti satu sama lain." -Himmatul Afthina (Kudus)- I call her 'nduk imma'
"sahabat itu kalo kata vani kaya tangkai mawar, bisa memperindah kita, bisa juga malah nyakitin." -Vani Anidya Handayani (Bandung)- I call her 'pani'
"sahabat adalah seseorang yg berbagi kebahagiaan dan kesedihan dengan kita." -Isro'atun (Jepara)- I call her 'isrong' :p
"sahabat itu orang yg bisa mengatakan 'tidak' untuk hal tdk baik yg kita lakukan." -Naily Fitriana Hidayati (Kudus)- I call her 'mba Nely'
"sahabat seperti air dan alir, menyatu. air akan diam tanpa alir. alirpun tiada arti tanpa air..." -Ermita Zakiyah (Kediri)- I call her 'mba Mitha'
"sahabat itu teman yg sometimes bisa kayak ibu, kita bebas menumpahkan cerita padanya." -Vitra Ayu Rizki (Jombang)- I call her 'bebeb'
"sahabat adalah teman yang bisa berkumpul di dunia hingga di akhirat. Allahummajma'na wa ahbaban lana fi daarika alfirdausi, yaa Rojwana." -Nurul Khariroh Idris (Kendal)- I call her 'mba cha'
"sahabat laksana pakaian, mempercantik diri kita juga menutupi aib kita, yaa sahabat adalah orang yg selalu ada bersama kita, dekat dan selalu bersama, suka duka pasti kita dalam keadaan berpakaian kan? sahabat juga menutup aib kita, tak kan mungkin ada sahabat yg tega mengumbar aib kita pada orang lain. kita dan sahabat laksana sepasang sepatu indah, melangkah beriring melewati jalan, dr karpet merah hingga jalan berbatu berlumpur, senada seirama sewarna semode setipe seukuran." -Elok Rachmania (Cairo)- I call her 'ning elok'
"sahabat itu bukan hanya yg ada untukmu saat kamu sedih saja, tapi yang bersedia meluangkan waktu, pikiran dan perhatian untuk menemani, mendengarkan, dan mengingatkan. sahabat itu yang menyebut namamu dalam doa, tak peduli kau tahu atau tidak. sahabat itu yang tetap ada disisimu setelah tahu 'segila' apa karaktermu. sahabat itu yang tetap ada dan welcome padamu, meski bukan di socmed" -Virzannida Abwa (Madura)- I call her 'Bunda'
"sahabat itu... TETEH! Ga bisa didefinisikaaan . Lhawong kitaa ketemu. Dieem. Ga cerita apa-apa aja udah nyaman . I never bored to say thanks for being my best unbiologycal sist :*" -Ana Dzikriyana (Kendal)- I call her 'deana, dan sometimes calon sepupu' lol :')
and for me, "sahabat adalah orang yg di depannya kita bebas menjadi diri sendiri tanpa peduli apa pun. ga ada jaim, ga ada pencitraan. sahabat pula yg biasanya jadi tempat pertama ketika kita sedang down, meski kadang dilupakan sewaktu kita bahagia, haha. anyway thank you for being my 'sahabats' guys! I love yall unconditionally" -Nailil Maghfiroh, and they call me 'Nail, Nellyl, Luva, Bebeb, Ilun, Lupeng, Adek, Teteh, Mbak, Kesayangan'

get the pict here

sahabat! (part 1: behind the scene)

Assalamu'alaikum...
halo, halooo... selamat hari Rabu guys! kenapa saya heboh? exactly sekarang hari Rabu and this is the time for me to post another random script in this "AWESOME" blog :p  (silakan dibayangkan tulisan di atas ngomongnya penuh semangat ala-ala daniel mananta pas lagi nge-MC di Idol gitu, while in fact saya kalo ngomong memang super heboh, ekspresif dan melelahkan. ohya dan pada akhirnya hal ini bikin saya kepikiran "jangan-jangan saya susah gemuk karna kecapekan ngomong, kan kalo udah ngobrol saya suka heboh banget" - oh oke ini ga penting, mari kita #skip)
kali ini, saya nulis postingan yg ada latar belakangnya, ada maknanya, ada behind the story-nya gitu deh, yeah I mean butuh usaha untuk mewujudkan tulisan ini. yah walopun usahanya "CUMA" nge-chat temen-temen ajasih, hehehe...
jadi ceritanya, tanggal 7 april kemarin saya blog-walking ke salah satu akun yg saya follow di ask.fm. well she's such a very humble person, tho I never asked her directly and just being a silent reader, hehehe.
kenapa saya follow dia? because she's still 19 yo but gonna be a wife in few days, apakah alasan ini menarik? HAHA terserah kalian :p
nah pas blog-walking itu, saya nemu postingan dia yg describe about people that she called "SAHABAT"! jadi aja saya tertarik untuk mengikuti jejaknya *tsaaahh* dan mulai berkepo-kepo (harusnya saya tulis bertanya-tanya, tapi pada detik-detik terakhir saya putuskan untuk menggantinya menjadi berkepo-kepo dengan tanda kutip "say hi to all of my stalkers") tentang 'arti dari kata sahabat' ke teman-teman dekat saya (for sure ini bukan iklan dari program TV 'arti sahabat' yg beberapa waktu lalu sempat ngehits di salah satu stasiun TV -ohya dan saya sama sekali bukan penggemar sinetron! *penting dicatat* lol)
saya pun memulai perjalanan panjang untuk chat yg saya proses ke dalam postingan berikut. satu-satu saya chat teman-teman dekat saya di line, watsap, bbm, twitter, etc dan akhirnya saya wujudkan dalam postingan ini.
mereka yg pendapatnya saya paste di postingan nanti adalah segelintir dari sahabat-sahabat dekat yg saya temukan selama masa perjalanan hidup ini *ciyeee* tapi tidak semua bisa saya hubungi juga sih, karena ada beberapa yg masih stay di pesantren atau di boarding school yg akhirnya tidak bisa saya hubungi.
so, wait for the next post which is our opinion about people around us that we called as 'SAHABAT'
check 'em out ;)
get the pict here

2 Apr 2014

hello, April! I'm forever young

Assalamu'alaikum, hello April!
alhamdulillah, dipertemukan kembali dengan bulan april, tahun 2014 ini in shaa Allah akan menjadi april ke-22 dalam hidup saya.
jujur saja sebulan terakhir saya enggan sekali meninggalkan Maret, berkali-kali bilang mau skip april dan langsung ke bulan Mei. seem childish, huh? memangnya kalo langsung Mei lalu umur saya ga akan bertambah gitu? hehehe kinda freak ;p

sedari kecil, April selalu menjadi bulan yg saya tunggu-tunggu. alasannya simple, karena saya lahir di bulan April atau dengan kata lain saya berulangtahun di bulan April dan mulai banyak yg nanya "kamu lagi pengen apa?" hihi :D
artinya? banyak ucapan selamat, doa and many gifts too, haha :D

selama 21 tahun hidup saya, saya selalu excited menyambut April, saya mencintai bulan ini melebihi bulan apa pun. namun entah, tidak dengan tahun ini. I'm almost 22 yo dan berasa tuaaa sekali hahaha. padahal in fact usia ga berarti apa-apa buat saya, toh dari fisik saya masih tetep kelihatan 17 yo (ini kata orang-orang lhooo, bukan saya yg mengeluarkan statement :p)

semakin ke sini, bertambah usia berarti tanggung jawab yg semakin besar, kedewasaan yg lebih dan taqarrub ilallah yg harus dimaksimalkan.
semakin ke sini jadi makin mikir yang "kamu udah mau 22, masa ibadahnya masih gitu-gitu aja. masa muamalahnya masih gitu-gitu aja. masa ininya gini-gini aja, gitu-gitu aja, dan blablabla...."

duh yaa Rabb, saya malu kalo di usia ini masih belum bisa sehebat doa-doa yg dilirihkan ummi-abah setiap harinya, saya malu kalo ibadah saya masih berantakan dan belum kunjung ikhlas 100% atas semua ketentuanNya. saya malu kalo masih mengeluh padahal nikmat yg Allah berikan ke saya every single secon itu luarrr biasa besarnya. maluuu sekali :')

semoga pas sudah 22 nanti, proposal-proposal hidup yg saya ajukan ke Allah lancar, saya bisa lebih dewasa, lebih baik dalam beribadah dan bermuamalah, lebih pandai bersyukur, dan lebih hebat lagi dari sebelum-sebelumnya, aamiin :')
oh ya, last but not least, tho I'm (almost) 22, but I feels like 17 bcz I'm forever young! haha anyway thank you for reading this random post :))))

source