Pages

18 Mar 2015

Bridezilla

Assalamu'alaikum,

Hey, how's life? Mine is always amazing alhamdulillah...

Sekarang ini saya sedang ada dalam fase bridezilla. mungkin ada beberapa yang masih asing dengan istilah ini, so what's bridezilla?
pict source
"A bridezilla is a bride-to-be who is so focused on creating a perfect wedding that she is extremely unreasonable. Bridezillas tend to destroy everyone in their path with their demanding attitudes" -wisegeek
pict source
Lebih jelasnya, bridezilla biasanya disebutkan bagi calon pengantin wanita yang merasa khawatir pernikahannya tidak berjalan sesuai rencana sehingga kelakuan dan sikapnya berubah mengerikan. Bridezilla biasanya menhinggapi orang yang perfeksionis dan tidak mudah puas dalam mengurus pernikahan. Mengerikan? Perfeksionis? yeah, that's sooo me nowadays...

wedding planning should be fun for sure, I know it well. tapi menjadi lebih mudah tersinggung dan super-sensitif ternyata memang hal yg lumrah terjadi to almost every-bride-to-be in the world, because it's really natural to want everything to be perfect.

Just like us in period time, cuma rasanya berkali lipat lebih sensitif daripada pas lagi PMS.
kebetulan, beberapa hari yang lalu saya ketemu salah satu teman SMA saya yg juga lagi hectic mengurus pernikahannya. sebelum saya sempat nanya, dia udahan curcol heboh kalo dianya lagi stress dan gampang tersinggung karena pre-wedd syndrome-nya. Apalagi acara pernikahan temen saya itu tinggal sebulan lagi, widih deket-deket dia berasa deket tungku api, panaaas, hihihi...

Alhamdulillahnya, saya dikelilingi keluarga dan orang-orang terdekat yang selalu support dan menenangkan saya, jadi aja hati bisa adem karena banyak dinasehatin, dikasih saran, dan lain-lain.
Yang paling pokok, bertaqarrub, bermunajat dan bermesraan dengan Dia yang Maha Membolak-balik hati sungguh lah obat paling ampuh untuk menenangkan dan mendinginkan hati. Tentu tidak ada yang lebih ahli dalam hal hati selain Dia yang membuat hati, kan? *tsaaaah ;)
Terima kasih sudah membaca :)

3 Mar 2015

Review: Wardah Lip Balm

Assalamu'alaikum,
this is my very first post about cosmetic review. Semoga membantu teman-teman yang sedang mencari review tentang kosmetik ya...

Saat berbincang dengan teman-teman tentang strategi marketing beberapa waktu lalu, kami sempat membahas tentang iklan/promosi dari sebuah produk dan iklan dari sebuah warung, toko, stand atau booth(s) yang lain. Salah seorang dari kami sempat mencontohkan tentang warung bakso sederhana yang tidak memasang iklan sama sekali namun pembeli/pengunjung yang datang luar biasa membludak, berbedadengan warung bakso lain yang memasang iklan di mana-mana namun pengunjungtidak seramai warung yang pertama. Di sini kami seketika 'ngeh' bahwa segencar apa pun promosi dilakukan, tidak akan berbanding lurus dengan konsumen apabila produk yang dijual memang tidak berkualitas. sebaliknya, meski tanpa memasang iklan, jika kualitas produk memang bagus, people will share and tell others to buy or use the products, don't you think so?

Lantas apa hubungannya note pembuka di atasdengan postingan saya kali ini? Tentu ada, karena saya (dan banyak orang lainnya, mungkin juga kalian) ketika puas dengan suatu produk dengan sendirinya akan berbagi atau bercerita kepada orang lain. Seperti review saya tentang produk wardah di bawah ini.

Wardah Lip Balm

Bibir saya tipe bibir yang cenderung kering sehingga ketika memulaskan lipstick cenderung kurang perfect karena kadang muncul gurat pecah-pecah dan sedikit merusak tekstur warna meskipun nggak kelihatan kecuali diperhatikan benar-benar, hehehe....

Tapi kalo lagi kuraaang banget minumnya bisa pecah-pecah banget dan mengelupas sehingga rasanya perih. #disitukadangsayamerasasedih momen banget kan ya, hahaha...

Tapi semua berubah sejak negara api menyerang, errr maksud saya sejak mulai make wardah lip balm yang enaaaak banget dipakenya. Jadi wardah lip balm ini ada 3 varian rasa; strawberry, orange dan vanilla. kalo yang saya pake ini yang varian rasa vanilla, sumpah wanginya enaaak banget sampe rasanya pengen saya makan, hehehe... Dan nggak harus nunggu lama, sejak pemakaian pertama lip balm ini langsung terasa bedanya. bibir pun udah nggak kering atau pecah-pecah lagi.
Emejingnya lagi, harganya pun super ekonomis untuk kosmetik sekelasnya ya.
Repurchase? yes, of course!