Pages

20 Nov 2020

Kelahiran Narjunaja

Narjunaja Maksum Ahmad, lahir setahun lalu, 20 November 2019. Meskipun sudah lewat setahun, saya akan menuliskan proses kelahirannya saat itu agar saya selalu ingat.

Sebelumnya ijinkan saya menuliskan arti namanya terlebih dahulu. Sejak dulu saya dan suami ingin memberikan nama berawalan huruf “N” pada anak-anak kami, tentu karena kebetulan kedua nama kami juga diawali dengan huruf “N”/ن. 
Narjunaja berarti kami mengharap kesuksesan/keselamatan, Maksum berarti terjaga (dari dosa) dan Ahmad memiliki arti terpuji serta merupakan nama lain Rasulullah. Selain itu nama Maksum Ahmad adalah nama simbah buyut suami saya, dengan tafaul/harapan agar anak kami bisa meneruskan dan itba’ perilaku beliau Simbah KH Maksum Ahmad Lasem, amin.

Kembali pada proses kelahiran Narjunaja/Juna. Waktu itu hari Selasa sore (19 November 2019), saya, suami, dan anak pertama kami Nabega sedang membeli beberapa barang rumah tangga dalam rangka menyambut kelahiran anak kedua ini. Kami sampai rumah pukul 21.30 malam kemudian saya langsung istirahat. Sekitar pukul 23.30 suami yg masih terjaga membangunkan saya sambil bilang, “Adik ngompol ya?” Saya pun bangun dan kaget karena basah kuyup padahal saya tidak merasa ingin pipis sama sekali. Saya langsung notice, “Wah ini ketuban, Kak.”

Mendengar itu suami saya langsung bangun dan mempersiapkan diri. Kami segera berangkat ke RS meskipun saya belum merasakan mules, kontraksi maupun bercak darah sama sekali. Kami menelepon mas pondok untuk menjaga Nabega di rumah sekaligus ditemani Om-nya. 
Sampai di RS dicek sudah ada pembukaan satu, saya memutuskan untuk tetap di RS karena kalo pulang tidak tau kapan harus berangkat ke RS lagi.
Saya dipindahkan di ruang bersalin/VK berdua dengan suami. Dari jam 00.30 sampai menjelang subuh itu saya bisa tidur nyenyak 😅😁 sementara suami di sebelah sambil ngaji pas khataman Quran. Subuh saya masih bisa bangun dan waktu dicek ternyata sudah pembukaan 4 tapi Alhamdulillah belum terasa sakit. 

Antara pukul 5.30-6.00 pagi (saya lupa tepatnya) baru mulai terasa kontraksi dan semakin lama semakin wow rasanya. Tapi Alhamdulillah di proses persalinan ini saya bisa lebih tenang, lebih bisa menahan rasa sakit dan setiap kali kontraksi datang saya masih terus memberi afirmasi positif ke diri sendiri kalo rasa sakitnya sedikit saja, sebentar lagi mau lahir dll. Tapi pas jam 6.00 pagi saya udahlah pengen bius ILA lagi seperti persalinan pertama. Kebetulan waktu dihubungkan ke dokter anestesi, beliau baru bisa datang sekitar jam 8.00. Dokter kandungan saya pun masih praktik di rumah karena mengira saya masih akan melahirkan sekitar waktu dzuhur nanti. Namun dasar saya, di tengah-tengah kontraksi teteeep saja bisa tidur 😂😂😂 karena memang yg ada di benak saya tidur ajalah daripada ngerasain sakitnya, dan bisa merem gaes 😛😂

Jam 7.00 lebih saya sudah tidak tahan untuk mengejan, berkali-kali ngeyel minta ke bidan untuk dicek bukaan lagi, Alhamdulillah proses bukaan 7, 8, 9 waktunya sangat cepat. Jam 7.20 pagi sudah bukaan komplit sehingga bidan memutuskan untuk membantu proses persalinan tanpa menunggu dokter. 
Alhamdulillah pukul 7.30 pagi Narjunaja Maksum Ahmad lahir dengan sehat sempurna, dengan proses yang cepat dan minim rasa sakit, Alhamdulillah Alhamdulillah ala kulli halin wa ni’matin.

Tak terasa Narjunaja hari ini berusia satu tahun, Alhamdulillah sudah bisa jalan dan nampaknya akan banyak ngomongnya seperti kakaknya. Mohon doanya agar Narjunaja & Nabega tumbuh menjadi anak-anak shalih, mushlih, faqqih, hafidz Quran, membahagiakan banyak orang di sekitarnya, berbakti pada orang tua, bahagia selalu, bejo mulyo dunya wa ukhro, amin...

Terima kasih banyak sudah membaca ❤️