Pages

1 Nov 2016

Alhamdulillah, a miracle inside my tummy

Assalamu’alaikum,

Alhamdulillah akhirnya dapet mood yang bagus buat nulis, atau tepatnya ada hal indah yang membangkitkan mood untuk kembali blogging.
Saya ingin sekali bercerita, berbagi kebahagiaan kami berdua (saya dan suami) yang disebabkan oleh hadirnya keajaiban yang menyatu dengan tubuh saya saat ini, Alhamdulillah, Alhamdulillah ‘ala kulli halin wa ni’matin :)

Hari Selasa, tanggal 4 Oktober 2016 lalu seharusnya adalah hari pertama saya mendapatkan jadwal mestruasi bulanan saya, tapi sampai dengan hari Kamis, 6 Oktober saya belum kunjung mendapat haid. Akhirnya hari itu juga suami memutuskan untuk membeli test pack dengan alasan kalau memang masih negatif biarlah kita tidak banyak berharap karena keterlambatan ini. Saya mengiyakan saja meski saat itu beranggapan bahwa ini hanya telat biasa seperti beberapa bulan lalu ketika jadwal haid saya mundur hingga satu minggu.

Paginya, hari Jumat tanggal 7 Oktober 2016, jam 4.00 pagi saya bangun karena merasa ingin buang air. Sebelum turun ke kamar mandi, tak lupa saya mengambil test pack yang sudah disiapkan oleh suami di meja. Saya melakukan prosedur seperti yang tertera di test pack masih dengan keadaan setengah sadar karena baru bangun tidur. Saya tidak berharap apa-apa sama sekali waktu melakukan test itu, I mean, saya sudah siap kalo hasilnya hanya satu garis seperti beberapa waktu sebelumnya. Setelah menunggu 2 menit sambil terkantuk-kantuk di toilet, perlahan muncul satu garis lagi di bawah garis yang satunya. Wow! Saya benar-benar melihat 2 garis meski salah satunya terlihat samar-samar.

Bergegas saya naik lagi ke kamar dan membangunkan suami yang kala itu masih tertidur. Saya duduk di sebelahnya dan membangunkan pelan-pelan sambil mengusap-usap tubuhnya. Suami saya memicingkan matanya sambil bertanya, “Gimana, adik sudah pake test pack-nya?” Perlahan saya menunjukkan hasil test pack dengan 2 garis itu kepada suami saya. Seketika dia yang tadinya masih terkantuk-kantuk langsung duduk dan menatap hasil yang tertera setengah tidak percaya. Tanpa bisa menahan tetes air mata kebahagiaannya, terucap tahmid terus menerus dari mulutnya sembari memeluk saya dengan erat. Subhanallah, walhamdulillah....


Masih di hari yang sama, siang harinya saya melakukan aktivitas seperti biasa, tetap masuk kuliah dan pulang di jam biasa. Hanya saja karena masih setengah tidak yakin dengan hasil 2 garis tadi pagi, suami kembali membeli test pack yang claim-nya lebih akurat dan bisa dipakai sewaktu-waktu. Dan mashaa Allah.... kembali alat itu menunjukkan 2 garis di strip-nya. Makin jelaslah kebahagiaan kami hari itu. Alhamdulillah...


Malamnya, tanpa pikir panjang kami mendatangi obgyn untuk mengkonsultasikan tentang hal ini. Sampai di sana, karena usia kehamilan yang baru sekitar 4-5 minggu belum bisa terdeteksi oleh USG 2D biasa, jadilah kami dipesan untuk datang setidaknya 2-4 minggu ke depan.


Dan hari ini, tanggal 1 November 2016, kami kembali datang ke obgyn yang sama untuk memastikan, benar tidaknya ada makhluk yang saat ini tumbuh dalam tubuh saya. Dokter menjelaskan bahwa kantong kehamilan sudah jelas terlihat dan menunjukkan detak jantung yang berdetak amat kuat, subhanallah allahu akbar, kami berdua speechless dibuatnya. Ternyata benar ada kejaiban yang sedang Allah kirimkan dalam tubuh saya. Saya dan suami tak henti-hentinya bersyukur atas segala yang Allah karuniakan dalam hidup kami, terlebih atas karunia ini. Alhamdulillah, terima kasih, matur nuwun Gusti, lagi dan lagi Engkau berikan hadiah kepada kami. Semoga kami senantiasa ridha dan bersyukur atas segala ketentuan-Mu. Semoga kami mampu menjalankan amanah ini dengan baik...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)