Pages

15 Mei 2012

filosofi layang-layang

"kita masih menunggu layang-layang jatuh, namun angin masih menunjukkan keangkuhannya" - beliau
ada saat di mana layang-layang itu terasa begitu landai untuk kuraih, harapanku membuncah. ya, aku akan menangkapnya tidak lama lagi. tapi ketika kedua tangan kuulurkan untuk meraihnya, angin kembali berhembus kencang. aku terjatuh ketika kakiku berlari berusaha menggapainya. angin kencang itu menipiskan harapanku. layang-layang kembali membumbung, menjauh dari jangkauanku. entah angin itu begitu angkuh, atau aku yang terlalu banyak berharap, tapi angin itu nyaris menghempaskan mimpiku untuk meraih layang-layang itu dalam dekapan tanganku.
tapi kalo sang angin menganggap aku akan menyerah begitu saja, ia salah. sekencang apa pun ia berhembus, layang-layang itu akan menjadi milikku, aku akan mengejarnya, tak peduli sejauh mana angin menerbangkannya :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)