Pages

12 Sep 2012

berjalanlah pelan-pelan

memutih pucat
membiru lebam
memerah darah
menguning kering
kemudian merona jingga
semerbak pesat
merangkaki fase demi fase
menjembatani arah
perlahan, meniti, tertatih, berjalan, hingga akhirnya berlari
setiap detiknya begitu bermakna
menabur senyum pada setiap luka
kemudian tertawa pada ujung gemilang
aku saja bisa,
kenapa kamu tidak?

"dedicated for my beloved sister; mba cha. keep smiling, keep fighting sist :)"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)