Pages

26 Jan 2014

sosmed pun sebuah pilihan

Assalamu'alaikum,
Januari sudah nyaris berakhir, bulan pertama di tahun 2014 sudah hampir habis. bagaimana Januari kalian?

saya melewati awal tahun 2014 ini dengan hati berbolak-balik, namun Alhamdulillah, Dia lebih banyak memberi kebahagiaan dalam hari-hari saya, semoga semua nikmat ini menjadikan saya lebih bersyukur dan membuat saya lebih baik dalam beribadah.

setelah sekian lama vakum dan menonaktifkan facebook saya, saya merasakan ketenangan yg luar biasa nikmatnya. waktu saya tidak habis tersita dg hal-hal yg banyak madharatnya, dan Alhamdulillah di sosmed yg lain (twitter dan instagram) saya mendapatkan lebih banyak manfaat dibanding facebook.
terlebih lagi instagram (yg justru jadi semacam digital diary), saya menemukan teman-teman maya yg luar biasa hebatnya yg memberikan banyak manfaat bagi saya.
banyak sekali teman-teman maya yg sama sekali belum pernah bertemu langsung namun sudah seperti layaknya saudara sendiri; berbagi gambar, berbincang dan segala hal baik lain bisa dilakukan di sana.
Alhamdulillah 'ala kulli haal :)

maka kemudian bisa kita ambil pelajaran, bahwa media sosial tak melulu memberikan dampak negatif bagi penggunanya, tentu tergantung bagaimana kita memfungsikannya bukan? semuanya tentang pilihan; akankah jadi ladang pahala atau dosa? semoga lebih banyak yg memilih pilihan pertama ya :)

terima kasih sudah membaca (dibaca ala-ala Arinda di film 5cm ya :p)

15 Jan 2014

terjemahkan diamku

aku belajar menerjemahkan diam menjadi berbagai kata dan lapisan perasaan.

masa yg mengajariku, waktu yg memberitahuku.

suatu masa dalam kehampaan diam bermakna tidak, kosong, melewati kesah.

suatu masa ketika diam menjamah perasaan ia bermakna utuh, rapat, tak tersentuh.

kemudian ada masanya diam menjadi ungkapan kemarahan kala kata-kata tak sanggup lagi bicara.

maka ketika tak semua orang mampu terjemahkan, diamku pun menjadi alasan

Nailil Maghfiroh, 15 Januari 2014; 9.01

10 Jan 2014

ibarat padi dan rumput

Assalamu'alaikum,

tumben tumbenan ya saya posting dua hari berturut-turut. ceritanya lagi sedikit tdk sehat, makanya banyakan di kamar dan daripada iseng lebih baik nulis kan?

saya seringkali malu kalo orang lain terlalu tinggi menilai diri saya, padahal yg tau segala isi hati saya cuma saya sendiri dan Allah.

semua ungkapan, pujian dan ungkapan mereka selalu saya "aamiin" kan, sembari berdoa "Allahummaj'alni khairan min maa yadhunun" semoga Allah jadikan saya lebih baik dari apa yg mereka sangka.

Alhamdulillah, dengan selalu bersyukur ternyata membuat hidup saya menjadi luar biasa mudah, luar biasa nikmat dan selalu merasa cukup.

Alhamdulillah, saya sungguh bersyukur dilahirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini.
alih-alih mengenyam pendidikan formal selepas SMA, saya "dipaksa" fokus mondok utk mendalami 'ulumuddin, ma shaa Allah sungguh tidak ada yg mengalahkan nikmatnya mempelajari ilmu agama.

seperti yg sering diungkapkan oleh K.Adib Mubarok, bahwa "ibarat tanaman, dunia itu rumput dan akhirat itu padi. seseorang menanam padi, rumput pasti lah ikut tumbuh. namun seseorang menanam rumput, tak mungkin padi ikut tumbuh." seperti itu lah perumpamaannya, kita mencari kehidupan akhirat in shaa Allah dunia akan mengiringi, namun siapa mencari kehidupan dunia, tak mungkin akhirat akan ikut.

Alhamdulillah, Alhamdulillah 'alaa kulli haal, bersyukurlah, maka Allah benar-benar akan menambah nikmatmu :) 

9 Jan 2014

are you?

Assalamualaikum,
kemarin saya sempat memposting tweet yg berbunyi "segala sesuatu yg kita lakukan adalah bentuk ikhtiyar kita dalam menjalani takdir Allah, maka apa yg terjadi kemudian jg merupakan bagian dari rencanaNya"
get it?

saya sering berpikir, apa sih yg Allah rencanakan utk hidup saya ke depan? kejutan apa lagi yg Dia berikan utk saya? rencana apa lagi yg Dia siapkan utk saya?

seriiing sekali, suatu hal yg Allah hadapkan di depan mata saya justru jauuh lebih baik dan lebih indah dari expectation saya sebelumnya. saya sering mendapati apa yg Allah pilihkan utk saya tidak sesuai dg apa yg saya harapkan, tapi lebih sempurna dari bayangan saya.
kenapa begitu? karna Allah menjawab doa manusia dg 3 caraNya;
-yg pertama, tentu saja langsung dikabulkan plek-ketiplek dg apa yg kita inginkan
-kedua, diganti dg sesuatu yg lebih baik. di poin ini lah saya sering menemukan jawaban-jawaban dari doa doa panjang saya. bahwa Dia, Allah Sang Maha Penggenggam Kehidupan, mengganti sesuatu yg saya mohonkan dg sesuatu yg jauh jauh jauuuh lebih baik :")
-terakhir, Dia menyimpan doa kita sbg tabungan kita sendiri kelak di akhirat.

maka wahai engkau, apakah juga bagian dari jawaban doa saya? entah dan semoga, karena saya merasa engkau too good to be true :) 'tampak terlalu sempurna'

7 Jan 2014

absurd; 7 Januari 2014

Assalamualaikum :)
ini pos kedua saya di Januari, time flies really fast ya, udah tanggal 7 aja nih.

sebenernya saya pengen sering-sering ngepost di sini, banyaaaak banget yg mau ditulis, sampe bingung mau mulai dari mana, jadi aja cuman angan-angan, hehe.

semenjak ada instagram, saya jd kecanduan posting di sana, kan nulisnya bisa di sana juga, makanya keburu males posting di blog, padahal bedaaaa banget nulis di instagram sama di sini, yakali media sama kepuasannya beda :D

duh, kenapa pula mesti muter-muter ga jelas, sebenernya saya mau posting apa sih? hehe saya sendiri ngga ngerti mau nulis yg bagian mana, rasanya penuh banget unek-unek yg pengen dikeluarin, tapi nyantol di kepala, musti banget milih-milih, mana yg layak diceritakan dan mana yg ga layak. ibaratnya kaya ada timbunan berlian kecil-kecil yg numpuk jadi satu sama kain-kain usang di satu keranjang yg sama, mesti hati-hatiii banget memilah mana yg harus diambil, salah-salah yg kebuang justru berliannya.
ngerti ngga sih maksudnya apa? haha entah, saya aja belibet nulisnya :p

intinyaaa saya pengen nulis banyak, tapi bingung mau darimana nulisnyaaa, jadi aja postingan kaya begini, mohon dimaafkan ya ;)

anyway, saya mengucapkan selamat menikmati indah syahdunya bulan kemuliaan sayyidina wa habibina, Rasulillah Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dengan hurmat dan ta'dzim pada bulan ini, semoga kita termasuk ummat terpilih yg mendapatkan syafaatNya kelak yaaa, aamiin :)

1 Jan 2014

bidadari bumi -

3 tahun lebih saya mengenal buku ini, sebuah buku luar biasa yg sampai saat ini saya nobatkan sebagai buku terbaik, terindah dan terhebat dalam kapasitas saya selama hampir seumur hidup menjadi pecinta buku.
sebuah buku yg ditulis oleh hubabah Halimah Alaydrus, seorang wanita yg pada saatnya belajar di ma'had Daruzzahro' Tarim, Hadhromaut Yemen.

adalah ustadz Toyyib (guru muhadatsah bahasa arab saya dulu) yg mengenalkanku pada buku berjudul 'bidadari bumi' ini.
suatu hari di kelas pagi, beliau Ustadz Toyyib bercerita tentang kisah 'Erika', salah satu judul dalam buku tersebut. kemudian beliau menawari kami untuk memesan buku tersebut ketika beliau pulang ke Pasuruan, karena di toko buku Dalwa (Darullughoh wadda'wah) lah buku tsb mudah didapat.
ketika buku sudah di tangan, saya tidak bisa berhenti sampai habis isi buku ini, diiringi tetesan airmata kekaguman luar biasa pada sosok sosok dlm buku tersebut, termasuk Hubabah Halimah sendiri. subhanallah, duh indahnya...
mengakhiri posting ini, seperti doa yg saya kutip dari buku tersebut, semoga Allah mengabulkannya untukku, aamiin..

"Ya Allah...
karuniai aku secuil cintanya
biar kurasa kelezatan munajat dan doa.
Ya Allah...
beri aku sejumput zuhudnya, agar aku tak rakus pada dunia.
ya Allah...
beri aku setetes air matanya, hingga cair gunungan dosa dalam dada.."