aku belajar menerjemahkan diam menjadi berbagai kata dan lapisan perasaan.
masa yg mengajariku, waktu yg memberitahuku.
suatu masa dalam kehampaan diam bermakna tidak, kosong, melewati kesah.
suatu masa ketika diam menjamah perasaan ia bermakna utuh, rapat, tak tersentuh.
kemudian ada masanya diam menjadi ungkapan kemarahan kala kata-kata tak sanggup lagi bicara.
maka ketika tak semua orang mampu terjemahkan, diamku pun menjadi alasan
Nailil Maghfiroh, 15 Januari 2014; 9.01
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)