Pages

30 Nov 2014

Boleh kuambil hatimu?

Boleh kupinjam bahumu? Bukan untuk melepas kesah, melainkan untuk meyakinkan diri bahwa aku punya lelaki yg akan menopangku.

Boleh kupinjam jemarimu? Bukan untuk mengusap butiran airmata yg luruh, melainkan untuk kugenggam kala ringkih menerpaku.

Boleh kupinjam tanganmu? Bukan sekedar menjagaku, melainkan untuk menjaga daguku tetap tegak.

Namun, bolehkah kuambil hatimu? Untuk kujaga semampuku dan kutukar dengan pengabdianku...

-Nailil Maghfiroh, November 2014-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)