Pages

30 Jan 2012

ibuku wanita hebat

Kurasa semua orang menganggap ibunya yang paling hebat. begitu pun aku. Tidak, ibuku bukan hanya hebat, beliau sangat istimewa.

Ibuku seorang wanita berusia 48 taun yang kupanggil dengan sebutan “ummi”. Ibuku sosok wanita luar biasa yang dari rahimnya lahirlah aku dan ketujuh saudaraku. Aku dan saudara-saudaraku, kami, sangat mencintai ibu.

Ibuku adalah wanita yang sangat lembut pada suami, ramah pada semua orang. Dan sangat menyayangi kami, anak-anaknya.

Ibuku seorang wanita mulia yang dari mulutnya senantiasa mengalir dzikir pada-Nya serta doa untuk untuk suami dan anak-anaknya.

Ibuku seorang wanita yang lebih sering diam atau menangis tatkala beliau sedih atau marah. Beliau tidak pernah mengeluh atau membebani suaminya. Hanya dzikir dan dzikir yang kudengar dari bibirnya dan tak pernah kudengar kata-kata kasar yang keluar dari lisannya.

Ibuku seorang wanita yang tidak pernah meminta sesuatu pada suaminya. Bahkan seringkali abahku yang membujuknya untuk meminta sesuatu pada abah.

Ibuku seorang wanita sederhana, tidak neko-neko ataupun berlebihan.

Ibuku tidak pernah membentak. Beliau hanya diam atau pun menasehati kami secara perlahan. Namun hal itu justru membuat kami ketakutan dan segera meminta maaf pada beliau karna kami tau kami telah menyakitinya.
Ketika dulu aku bertanya, “Kenapa Ummi hanya diam dan menangis ketika kami menyakiti hati Ummi?” beliau menjawab, “Aku lebih memilih diam ketika aku marah karna aku takut syaitan menuntunku mengeluarkan kata-kata kasar yang tidak layak diucapkan oleh seorang Ibu dan menjadi doa yang nantinya kusesali selamanya. Sebesar apa pun kamu mengecewakan ibumu, aku selalu berdoa padaNya agar menjadikanmu putriku yang sholihah dan sempurna di hadapan-Nya.”

Ibuku suka memaksa membangunkan kami sebelum subuh, bahkan adikku yang masih kecil. Beliau akan sangat kecewa kalo kami melewatkan tahajud.

Ibuku suka bertirakat untuk kesuksesan anak-anaknya. Beliau tidak pernah berhenti puasa walau sedang sakit sekali pun. Ketika kuminta padanya untuk berhenti berpuasa ketika kami sedang bepergian, beliau hanya berkata, “Aku hanya perempuan biasa, tapi aku meminta pada Allah agar menjadikan anak-anakku orang yang sukses dan luar biasa. Mungkin puasaku ini tak ada apa-apanya dibandingkan kepuasanku ketika melihat kalian sukses…”

Ibuku humoris, beliau suka bercanda. Membuat kami tersenyum, tidak pernah memasang wajah masam pada suaminya.

Ibuku sangat perhatian. Bahkan sampai usiaku sebesar ini, beliau selalu mengingatkanku agar aku tidak telat makan, minum susu dan sebagainya.

Dan banyak lagi keistimewaan ibuku tercinta.

Bagaimana, ibuku benar-benar sosok yang hebat bukan? Aku sayang Ibu.

29 Jan 2012

(sok) berfilosofi

namaku nailil maghfiroh, itu nama pemberian dari abahku (sekarang beliau kupanggil Buya) yang sangat aku syukuri.
karna apa? karna bukan merupakan nama ajam tentu saja. dan aku tau, setiap nama yang diberikan oleh abuya-ku pastilah mempunyai tafa'ul yang baik.
iya, karna "nailil maghfiroh" berarti "memperoleh ampunan". dan kebetulan aku lahir pada bulan Syawal.

waktu awal-awal aku belajar nahwu, aku bingung kenapa namaku bukan 'nailul' maghfiroh, tapi 'nailil'. ada sedikit penasaran, tapi selalu saja urung kutanyakan pada Buya.
bertahun kemudian, ketika aku sudah lupa untuk bertanya pada buya soal 'nailil' dan bukan 'nailul' tersebut, beliau ustadzy (ustadz Lubab) bertanya padaku "Ndo, kok namanya nailil sih, bukan nailul. di depannya kan ngga ada apa-apa?"
barulah aku ingat untuk menanyakan hal itu pada buya. kata buya, depannya ada "nafroha bi nailil maghfiroh". oalaah, baru mudeng akunya. terus aku nanya lagi. "kenapa nafroha buya, bukan farohna? kan akunya udah lahir ini" dan apa jawab buya, "karna aku dan umi-mu bahagia dan akan selalu bahagia punya putri seperti kamu... jadi aku ngga pake farohna"
yaaa, jadi begitulah filosofi namaku. betapa bangganya aku punya abuya yang memberiku nama seindah ini.

devis - 4

kangen adalah salah satu penyebab ga bisa tidur
(manusia setengah salmon; Raditya Dika)

28 Jan 2012

Alıntı

orang cerdas memahami konsekuensi setiap jawaban dan menemukan bahwa di balik sebuah jawaban tersembunyi beberapa pertanyaan baru. pertanyaan baru tersebut memiliki pasangan sejumlah jawaban yang kembali akan membawa pertanyaan baru dalam deretan eksponensial.
sehingga mereka yang benar-benar cerdas kebanyakan rendah hati, sebab mereka gamang akan akibat dari sebuah jawaban.
konsekuensi-konsekuensi itu mereka temui dalam jalur-jalur seperti labirin, jalur yang jauh menjalar-jalar, jalur yang tak dikenal di lokus-lokus antah berantah, tiada berujung. mereka mengarungi jalur pemikiran ini, tersesat jauh di dalamnya, sendirian.

sebaliknya, orang-orang yang tak cerdas hidupnya lebih bahagia. jiwanya sehat walafiat. isi kepalanya damai, tentram sekaligus sepi, karena tak ada apa-apa di situ, kosong.
jika ada suara memasuki telinga mereka, maka suara itu akan terpantul-pantul sendirian di dalam sebuah ruangan yang sempit, berdengung-dengung sebentar, lalu segera keluar kembali melalui mulut mereka (Laskar Pelangi; Andrea Hirata)

sızlanma

ya, ia berteriak
tapi tak semua telinga bisa mendengar
ia merintih,
tak semua orang mau peduli
ia berbisik,
hanya angin yang sudi menyampaikan
ia tertawa,
hanya sebagian yang ikut bahagia
sampai ia melebur,
hanya beberapa yang menyadari

25 Jan 2012

Fungsi doa

Doa merupakan bagian terpenting dalam ajaran Islam, bahkan sebagian ulama' menganggap doa sebagai perisai bagi orang-orang Islam. Rasulullah bersabda, "Doa adalah otak ibadah"
Imamuna al-Hafidz Zakiyudin al-Mundziri memaparkan fungsi-funsi doa dalam karangannya berupa kitab "At-Targhib wa at-Tathib" sebagai berikut:
1. sebagai pintu hidayah Allah
2. sebagai pintu rizki
3. Rahmat Allah meliputi orang yang suka berdoa
4. orang yang berdoa berarti ia telah menaati Allah
5. berdoa pada waktu sehat dan lapang adalah tabungan di kala sakit dan sempit
6. Allah mencintai hambaNyaorang yg suka berdoa
7. mendatangkan kebaikan dan menolak kebathilan
8. memperoleh suatu hajat
9. meringankan penderitaan
10. menolak tipu daya musuh
11. perisai musibah dan benteng kokoh untuk menahan musibah
12. doa adalah lambang penghabisan dalam merendahkan diri pada Allah Yang Maha Kuasa
Semoga Allah menjadikan kita sebagai hambaNya yang senantiasa berdoa di kala lapang dan sempit :)

devis - 3

"yang paling berat dari manusia adalah kemampuan buat memilih"
(ringgo agus rahman, jomblo)

devis - 2

"bukan saja memberiku sebatas cinta yg kasatmata, namun juga mampu memberiku ketenangan melalui kata-katanya yg bermakna"
(nailil maghfiroh)

19 Jan 2012

thursday - bad day

ada apa ya dengan hari ini?
sehari ini nulis-nulis status geje di fb dan cemberut hampir sepanjang hari -__-
kalo dibilang galau udah bukan cuma galau kea'nya, apa ya? terpuruk mungkin. hmmm, entahlah.
jadi ceritanya gini, berhari-hari ini aku -ketularan dia- ngga pernah bisa tidur kalo malem. tapi jangan dibilang insomnia lah, kan susah sembuhnya kalo insom mah.
jadilah aku menghabiskan malam-malam buat belajar, baca, -anything lah-, dan ol juga kadang-kadang. kalo udah jam 2 ato 3 dini hari baru deh aku bisa merem.
kebiasaan itu ternyata ngga cocok buat aku, karna pas bangun tidur kepalaku jadi pusing banget. seharian jadi lemes.
teruss... pas malem kamis kemaren, aku nyoba buat tidur di jam normalku. setelah berjam-jam guling-guling di kasur, akhirnya jam sekitar 23.30 aku bisa tidur. pas bangun subuh-subuh, aku lupa kalo pagi tadi ada jadwal mainnya el clasico -madrid barca-, jadilah aku ngga nonton dan bikin aku udah ngga mood pagi-pagi. udah gitu pas kulihat di fanpage-nya el real kalah 1-2 dari barca.
selanjutnya, unmood buat ngapa-ngapain, bete gila, terus browsing aja deh siapa tau bisa lebih seger pikirannya. eehh pas buka fb nih, ada sesuatu yang bikin aku galau, males, sumpah, pengen nangis dan ngerasa dibohongin sama seseorang. aku coba buat positive thinking aja, mungkin itu cuma kesalahpahaman. tapi aku udah terlanjur males. udah lah lupain aja -walopun gabisa kulupain sampe sekarang-. ada satu hal lagi nih yang menambah daftar kekacauan hari ini, yang bener-bener bikin aku terpuruk entah sampe tingkat berapa, but I can't share here :(
hmmm, jadi itu sebenernya yang bikin hari ini amat sangat bikin aku ngga mood seharian. maaf ya buat orang-orang yang kena getahnya, especialy adekku sama temen-temen yang pada nelfonin tuh, jadi kena marahanku tadi, hehe, anyway thanks for understanding :)


16 Jan 2012

dewasa itu pilihan

"tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan"
kata-kata itu udah sering banget aku dengar, kebetulan beberapa hari yang lalu aku baca lagi kalimat itu di sebuah novel yang entah judulnya apa -aku lupa- lalu kepikiran buat nulis masalah ini.
ya, menjadi dewasa itu memang sebuah pilihan.
banyak kok orang 'tua' -I means berumur banyak- namun belum ada kedewasaan dalam sikapnya. nggak perlu jauh-jauh, aku pun merasa begitu.
april taun ini, aku dua puluh, tapi aku merasa belum bisa bersikap dewasa dalam hari-hariku. apalagi dalam menghadapi sebuah masalah, aku merasa masih terlalu banyak memakai ego dalam mengambil langkah.
harusnya -dan logikanya juga- setiap bertambahnya umur, kita bisa menjadi lebih baik dalam bersikap, termasuk dalam hal kedewasaan. tapi menurutku menjadi dewasa itu bukan secara mutlak ditentukan oleh umur.

15 Jan 2012

week end with them

Today, I spent time with my BFF; Dwi and Bela. They are my close friends since my elementary school 'til now :)
Today: 
#my home sweet home
#Bela's livingroom
#SS for lunch
#Bela's room for watching Jomblo (setelah perdebatan seru tentang film yang akan kami tonton, akhirnya pilihan kami -pilihanku sih sebenernya karna aku yang maksa- jatuh pada film jaman taun 2005-an, JOMBLO. satu-satunya pilihan komedi selain "kambing jantan" karna film yang lain ber-genre romantic -yang entah kenapa enggak aku sukai lagi akhir-akhir ini- dan horror -oh apalagi ini- I'm a coward -penakut-)


She's Dwi w/ her chocolate

Me :)
Me & Bela
Jomblo (taun 2005)
when I was in JHS

14 Jan 2012

hujan

hujan,
aku selalu suka pada hujan,
rintiknya, derasnya, serta basah yang ditinggalkannya.
ada sekian banyak hujan yang menyisakan basah di hatiku.
sekian kenangan yang selalu menguap setiap kali hujan turun.
aku selalu suka pada hujan,
pun ketika ada tangis yang membanjir kala kuingat semua itu.

11 Jan 2012

mon meilleur ami

RIZKA AMALIA
aku menemukan makhluk ini suatu hari di bulan Juli tahun 2007, di sebuah kelas panjang tepat di sebelah kantin, sepuluh tiga.
belum kenal sebenernya, tapi seingatku dia gadis mungil berkacamata yang sangat supel dan ramah. sepertinya hanya itu kesan pertama yang bisa kutangkap.
entah berapa hari atau berapa bulan kemudian, kusadari kami mulai dekat, mulai lebih terbuka, dan lebih akrab. kami mulai sering berbagi cerita sekaligus berbagi tugas-tugas sekolah yang segunung.
banyak kenangan lucu semasa masa jadul kami di sepuluh tiga.
namun kami harus berpisah jalur ketika beranjak duduk di kelas sebelas. meniti langkah masing-masing. dia di program bahasa, dan aku di ilmu alam.
untunglah jarak ruangan kami tak terlalu jauh. tak sulit mencari sosok mungilnya di kelas bahasa karna tempat duduknya ada di samping jendela. untuk memanggilnya, cukup kujulurkan tanganku untuk menarik jilbab kebangsaan sekolah kami waktu itu :)
beranjak kelas dua belas, kami semakin jarang bertemu karna kelas kami berjauhan. ditambah kesibukan-kesibukan kami di kelas akhir itu.
hmmm, begitu banyak kenangan yang kulalui bersamanya. meski kebersamaan kami cukup singkat. tapi dia sahabat yang sangat berarti untukku.
sahabat yang tak henti-hentinya memberiku support kala aku ingin menyerah.
sahabat yang tetap membuatku tertawa meski seberat apa pun beban yang ada di hidupku.
terima kasih banyak untuk semuanya.
Ik mis je
Seni özlüyorum
I miss you :')
rizka amalia: minuscules et amicale

'kebetulan'

kamu percaya kebetulan?

aku tidak.


tidak ada yang 'kebetulan' dalam hidupku, terlepas dari kesanggupanku untuk memaknai setiap pertemuanku dengan orang lain di dunia ini.
ya, aku tidak percaya 'kebetulan'


foto lama bersemi kembali (part 2)

fin de la semaine
our togetherness
every week end @masjid annur

our 'nasi kuning' breakfast
hmmm, @ tegowangi temple

devis - 1

"semua hal tergantung pada keyakinan kita"
(KH Taufiqul Hakim)

8 Jan 2012

buku "surga di depan mata"

SURGA DI DEPAN MATA; Kumpulan hikayat dan nasihat bakti anak kepada orang tua, serta cinta ayah bunda kepada mereka
(Ustadz Naufal ibn Muhammad Al- 'Aidarus)

Sepanjang pengetahuan dan keyakinanku, berbakti kepada orang tua secara hakiki adalah jika dalam pandanganmu, orang tuamu lebih berharga daripada dirimu dan anak-anakmu. sehingga seandainya engkau harus memilih wafatnya orang tuamu atau salah seorang anakmu, maka wafatnya salah seorang anakmu itu lebih kau sukai daripada wafatnya salah satu orang tuamu. inilah hakikat berbakti kepada orang tua. (Habib Saqqaf ibn Muhammad ibn 'Umar As-Saqqaf)

Itulah yang tertulis di bagian belakang buku surga di depan mata. sesuai judulnya, buku ini berisi sejumlah kisah dan nasihat tentang kasih sayang orang tua dan bakti sang anak kepada mereka.
di tengah banyaknya hubungan yang kurang harmonis antara anak dan orang tua, buku ini seperti mengingatkan kembali bahwa keridhaan Allah bergantung kepada keridhaan orang tua.
kisah nyata yang terangkum dalam buku ini membawa angin segar dan insya Allah memberikan kesan haru, mendalam sekaligus mempengaruhi kita dengan kuat.
inspiratif dan sangat menyentuh

kuingin kau tau (adrian martadinata)

ini backsound iklan salah satu iklan operator yang sempet ngehits banget di kelas. kata si mami-my chairmate- bikin post lirik lagu itu ningkatin traffic. hahaha. so here it is...

Selama aku pergi
Ku akan mengingatmu
Tak hanya sementara
Selalu dan selalu kurindukan
Senyummu untukku di sini

Reff:
Ku ingin kau tahu
Meski pun ku jauh
Ku ada di hatimu
Ku ingin kau tahu
Meski pun kau jauh
Kau tetap milikku
Selamanya

Ku bernyanyi untukmu
Untukmu yang kurindukan
Tetaplah setia menungguku
'Kan kembali

nasehat seorang perampok kepada Imam Ghazali

Ada sebuah kisah menarik yang terjadi ketika Imam Ghazali bertemu dengan seorang perampok ketika sedang berada dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

Waktu itu, Imam Ghazali seperti kebanyakan orang lainnya pergi merantau ke Naishabur untuk mencari ilmu. Dengan semangat yang besar, bertaun-taun Imam Ghazali belajar kepada ulama'-ulama' di daerah tersebut. Ia mencatat semua hal yang didapat dari guru-gurunya dan sangat mencintai hal itu.
Setelah bertahun-tahun belajar, Imam Ghazali berencana pulang ke daerahnya. Ia merapikan catan-catan yang ia buat selama ia belajar, lalu ikut kafilah yang akan menuju kampung halamannya. Di tengah perjalanan, kafilah tersebut dihadang oleh sekelompok perampok. Mereka mengambil barang-barang berharga yang mereka jumpai.
Ketika tiba giliran perampok tersebut memeriksa barang-barang Imam Ghazali, si perampok hanya menemukan setumpuk kertas-kertas catatan miliknya. Imam Ghazali berkata, "Tolong jangan ambil catatan-catatan ini, ini sangat berharga untukku."
Si perampok menjawab, "Apa ini? Mengapa kau menyimpannya?"
"Itu barang yang tidak berguna bagi kalian, tapi sangat berguna bagiku. Ini adalah hasil pelajaranku selama beberapa tahun. Apabila kau merampasnya, maka habis lah ilmuku, dan usahaku selama bertahun ini akan sia-sia saja," jelas Imam Ghazali.
"Apakah hanya lembaran-lembaran ini kah ilmumu?"
"Ya."
"Ilmu yang disimpan dalam bungkusan dan bisa dicuri oleh siapa saja sebenarnya bukanlah ilmu. Pikirkan itu baik-baik..."
Ucapan singkat yang keluar dari mulut si perampok yang menghadangnya tersebut, benar-benar mengguncang jiwa Imam Ghazali. Seketika ia tersadar, ilmu bukan sekedar tulisan-tulisan yang selama ini ia catat., namun harus berusaha melatih otaknya lebih banyak, mengkaji dan menganalisa ilmu-ilmunya serta menyimpannya dalam "buku otaknya" 
Abu Hamid ibnu Muhammad ibnu Ahmad, atau Imam Ghazali, lahir di Khurasan, Iran, pada tahun 1058M/450H. Karya masterpiece-nya Ihya Ulumuddin, menjadi bacaan wajib bagi orang-orang yang ingin belajar tasawuf. Ia lahir dalam keluarga yang sangat taat beragama. Ayahnya adalah seorang pemintal Wool berasal dari desa Ghazalah. Nama desa inilah yang kelak menjadi nama sebutan bagi anaknya, Abu Hamid, yaitu Ghazali.

Karena Cinta (Jalaludin Rumi)

Karena cinta duri menjadi mawar
karena cinta cuka menjelma anggur segar
Karena cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Karena cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Karena cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Karena cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Karena cinta api yang berkobar-kobar
jadi cahaya yang menyenangkan
Karena cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Karena cinta batu yang keras
menjadi lembut bagaikan mentega
Karena cinta duka menjadi riang gembira
Karena cinta hantu berubah menjadi malaikat
Karena cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Karena cinta sakit jadi sihat
Karena cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan

-Jalaludin Rumi (Penyair Sufi)-

Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau dikenal sebagai "Rumi", adalah seorang Ulama' besar pada masanya sekaligus penyair besar sepanjang massa, karyanya hadir dalam bentuk puisi kecintaan kepada Ilahi yang mengajak umat untuk berpikir kembali tentang cinta yang hakiki

7 Jan 2012

betet be bubbu



siapa dia?
namanya nur baity al-wafiroh. kalo aku lagi jengkel, namanya berubah jadi nur baity al wafi-roh-halus.
dia adekku loh.
loh, kok ketawa? iya bener, dia adekku, adek kandung karna kami memang terlahir dari rahim yg sama.
dari kecil kea'nya kami emang ngga pernah akur deh.
dulu aku sering banget manggil dia "betet", tapi pas udah gede ini dia sok-sok-an pake nama bubbu -__-
dari segi wajah, kami berdua sama sekali ngga mirip.
yah apalagi aku lebih sering dikira adeknya karna wajah baby face-ku ini :P
mungkin yg bikin orang percaya kalo kami berdua ini benar-benar saudara kandung adalah karna tingkat ke-cungkring-an tubuh kami yg hampir sama.
usia kami cuma terpaut 21 bulan. sebenernya nih, kata umy, dulu waktu beliau hamil si bubbu ini beliau masih ngasi ASI ke aku, haha mungkin karna itu tubuhnya jadi cungkring gitu.
waktu kecil, kami sering kembaran baju, yah sampe gede juga sih, tapi akhir-akhir ini kea'anya udah jarang deh, ngga sempet -__-
dari kecil SAMPE SEKARANG kami berdua selalu curhat-curhat-an tentang berbagai masalah. dari hal-hal ngga penting sampe hal-hal paling secret yg engga kami share ke anggota keluarga yg lain.
biar pun kami seriiing banget berantem, but I love her so much *ini hal yg jarang kukatakan padanya*
aku juga ngga pernah muji-muji dia *gengsi donk*, tapi sebenernya aku bangga punya adek kea dia, si betet ini. 
sukses selalu ya nduk, ma'an najah...
semoga selalu tambah dewasa, dan senantiasa dalam dekapan rahmat Allah, amiin :*

copas note fb februari 2011 lalu

* inilah manusia-manusia ajib dan ajaib yg kutemukan di maskan Al –Farisi linnisa’ selama masa persinggahanku di Pare yg tidak lama *

* mengutip kata-kata di dalam buku berjudul ‘Bidadari Bumi’ karya Halimah Alaydrus di bawah ini;
Kawan…
Bersama tiap rinai doa
Ada namamu diiring pinta
Semoga kita tetap bersama
Meski di mana kita berada
Dan semoga Allah di hatimu, di hatiku
Dalam tiap waktu

* Vitra Ayu
Arek Jombang satu ini adalah teman jadzab sekamarku sekaligus orang yg mengenalkanku pada tempat-tempat di Pare dan sekitarnya.
Hobi kami nge-jadzab bareng walo tak kunjung jadi wali, hihihi…
Merebus air di atas pukul 22.00 malam untuk membuat secangkir gahwah ato berbagi mie goreng instant adalah hobi kami selanjutnya, dengan niat begadang untuk hifdzul mufrodat namun akhirnya mengantarkan kami khusyu’ ber-fb ria alias menjadi jam’iyyah facebookiyyah hingga dini hari dan sukses membuat kami kesiangan serta telat masuk program camp, haha…
Sayangnya, dia harus boyong memasuki bulan keduaku di Pare.
Syukron uty untuk sebulan yg indah itu…

* Azkya Putri
Gadis bongsor min LA city ini adalah teman menggila yg bersamanya hagan membuatku gila.
Bulan keduaku di Pare, semua hal kulakukan bersamanya; ragadna fil fasl karna hujroh kami mamlu’ (boong dink, padune karna di hujroh gga ada mirwahahnya), nge-jadzab di Sri Ratu Kediri, ujan-ujanan nyari lapangan kurrotussalah, kabur dari program camp ke An-Nur, meng-eskrim di Trijaya, men-capcay di “Madura”, wa ghairu dzalik. Dan OOT adalah hobi kami, haha…
Saking kompaknya kami berdua, sampe-sampe ummi Annis menyebut kami kembaran. Azky si kembar bongsor, Luva si kembar imut. Haha, begitulah, kami memang kembaran yg sialan.
Atul, begitu aku memanggilnya, dan Roroh adalah panggilannya untukku.
Ila liqo' kem, sampe jumpa di masa depan, ma’an najah

*Virzannida Abwa
Bunda Virzan, begitu aku memanggilnya. Bunda adalah teman seperjuanganku di aidina ‘ulaa wa aidina tsani. 
Kami sama-sama baru belajar darajah, walopun akhirnya aku yg lebih dulu lincah mengendarainya. Hehe, piss bund…
Sepeda kami adalah soulmate, hihihi, sepeda bunda namanya ‘dara’, sepedaku ‘jati’ namanya.
Musabaqah darajah adalah hobi kami. Kulla shabah wa nahar, rakabna ‘dara’ wa ‘jati’ ila dauroh Ocean al mahbubah.
Bunda Virzan ini asli Sumenep, jadi dia ahli bangett dalam hal membuat rujak petis (apa hubungannya coba?). Mancaaaap bund, walopun akhirnya bunda dan anak-anaknya berebut wartel ba'da menyantap rujak bikinan Bunda, hehehe...

* Den Ayu Ermita
Kejadzaban penghuni Alfarisi cewe terasa hampa tanpa kehadiran mojang Kediri yg satu ini. Karna mba Mita-lah sesepuh kejadzaban Alfarisi. 'arek iki' sudah lelap ketika waktu baru menunjukkan pukul 20.00 malam. Namun dini hari sekitar pukul 2.00 pagi suara keypad hapenya yg sekenceng suara bom waktu itu selalu sukses 'menglilirkan' kami yg baru mulai lelap. Tapi maap ya mba Mit, gga ngaruh yee. Karna kita pun akan kembali terlelap. Hihihi....


Ya, catatan kecil di atas adalah secuil kenangan tentang penghuni-penghuni aneh rumah Ummi Annis...
Syukron katsir suda menjadi teman, sahabat, sekaligus keluarga yg indah selama ini.
Ma'an najah, sukses dunia akhirat. Amiin...

#ini virzan&vitra
#ini azky




foto lama bersemi kembali (part 1)

Pare in Memorian (2010-2011)
 
suatu sore di pos kamling depan fortuna net
ocean arabic course, w/ elih&faricha
week end, masjid annur
swim at surowono
rujakan ala hujroh tsalitsah

w/ virzan, fahima, choriz & anjas

aidina 'ulaa & tsani, januari 2011


rindu-pare

hari ini, ketika anganku melayang jauh sampai ke Tulungrejo -sebuah desa yg terkenal dengan sebutan "kampung Inggris" di Pare Kediri ini- berturut-turut, orang-orang yg ada di tempat yg begitu aku rindukan itu, menghubungiku.

yang pertama, ummi anis, beliau adalah ibu kosku selama aku tinggal di pare. namun beliau sudah kuanggap seperti ibuku sendiri. ya, beliau mengirimiku sms yg isinya "mut, gak pengen ke pare lagi ta? ummi udah kangen banget". 
tentu saja aku sangat ingin, tapi ijin itu tak kunjung tiba. hufh, biarlah, mungkin Allah belum berkenan. kemudian kutelfon beliau. lagi-lagi ummi anis memprovokasiku agar aku bisa ke sana. 
rayuannya lebih dahsyat dari salessirl mana pun :P beliau bilang "mut, cepetean ke sini. ini loh ummi lagi panen buah naga. sekalian ngambil kursus di Mr.Son yg 2 mingguan. nanti dapet kursus hipnotis juga."  Aku mencoba menjelaskan kalo saat ini aku belum bisa ke sana.  dan beliau tampak sangat kecewa.

Lalu, selang beberapa menit, Rizka -teman sekelasku waktu aku kelas sepuluh- sms, dia sedang dalam perjalanan ke pare. "Nduk, I've told u, will be better if u were here, follow me remind your historycal moment :D" dan cuma bisa kubalas "you know how I really wanna be there, but umy forbid me :(" Sedikit iri padanya karna dia bisa belajar di sana. tapi tak apa lah, ini kan pertama kalinya buatnya. terakhir dia bilang "ya sudah,maybe its for your goodness.keep health, will go to yaman,right?n u must go to lasem first right?"
She's Rizka Amalia
Terakhir, Urfa -teman sekelasku di Jepara- yg telfon, intinya sama sih, mengajakku ke sana, yg lagi-lagi cuma bisa kutolak halus.


Sudahlah, aku yakin kok, hanya waktu saja yg belum tepat. 
Aku pasti bisa ke sana lagi, kalo Allah berkenan :)


Sungguh aku ingin pergi ke sana, tapi aku tak ingin lagi mengecewakan Umy -my beloved mom- jadi kuturuti saja perintah beliau, beliau pasti punya alasan yg tepat kenapa melarangku pergi ke sana.

uncountable love

katakan padaku, adakah yg orang yg mencintaimu lebih besar dari cinta ibu?
kalo jawabanmu "ada", kupikir kau perlu bermuhasabah lebih jauh lagi.
bisakah kau hitung, semua bentuk cinta, perhatian dan kasih sayang dari ibu?
adakah yg bisa mengalahkan cintanya?

terkadang, ketika kita terlalu sibuk dengan diri kita, teman-teman kita, orang lain di luar keluarga kita dan kita menemukan kebahagiaan lain bersama mereka, seringkali kita melupakan ibu.
padahal, tak pernah penat beliau menyebut nama kita dalam setiap untaian doanya.


adakah yg bisa mengalahkan tulusnya cinta ibu?
betapa pun besarnya orang lain mencintaimu, tak kan ada yg bisa mengalahkan cinta ibu.
ibu mencintai kita, tanpa ada pamrih sedikit pun.

Ibu, tak pernah lelah mencurahkan kasih sayangnya, bagaimana pun cara beliau, meski seringkali kita tak menyadarinya.

*to my beloved mom, Umy, never ending Love Mii*

merantaulah (imam syafi'i)

Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman 
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang 
Pergilah 'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman 
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. 

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan 
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia 'kan keruh menggenang 
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang 
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran 
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam 
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang 
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman 
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang 

Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang 
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan 
Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan 
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan

history :)

ini, blog yg kubuat entah untuk yg keberapa kalinya.
dari dulu, setiap kali aku membuat sebuah blog, selalu naif untuk lupa menulis alamat atau pun passwordnya.
bikin lagi-lupa lagi. begitu sampe sekian kalinya.
hmmm, ingatanku sungguh parah apabila menyangkut hal-hal semacam password.
yang kuingat, hanya sederet lambang bintang -yang entah apa maknanya-
harapanku, semoga blog baruku kali ini lebih berumur panjang daripada blog-blog pendahulu yg kubuat lebih awal. hmmm, semoga...