orang cerdas memahami konsekuensi setiap jawaban dan menemukan bahwa di balik sebuah jawaban tersembunyi beberapa pertanyaan baru. pertanyaan baru tersebut memiliki pasangan sejumlah jawaban yang kembali akan membawa pertanyaan baru dalam deretan eksponensial.
sehingga mereka yang benar-benar cerdas kebanyakan rendah hati, sebab mereka gamang akan akibat dari sebuah jawaban.
konsekuensi-konsekuensi itu mereka temui dalam jalur-jalur seperti labirin, jalur yang jauh menjalar-jalar, jalur yang tak dikenal di lokus-lokus antah berantah, tiada berujung. mereka mengarungi jalur pemikiran ini, tersesat jauh di dalamnya, sendirian.
sebaliknya, orang-orang yang tak cerdas hidupnya lebih bahagia. jiwanya sehat walafiat. isi kepalanya damai, tentram sekaligus sepi, karena tak ada apa-apa di situ, kosong.
jika ada suara memasuki telinga mereka, maka suara itu akan terpantul-pantul sendirian di dalam sebuah ruangan yang sempit, berdengung-dengung sebentar, lalu segera keluar kembali melalui mulut mereka (Laskar Pelangi; Andrea Hirata)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkunjung, feel free to share your comment :)